Mengenal Metode Request for Proposal di e-Procurement  

 

 

 

katalog elektronikMetode procurement yang juga cukup banyak dilakukan adalah request for proposal. Sesuai namanya, hal ini merupakan sebuah permintaan formal dalam pengajuan proposal. Biasanya metode ini dipakai bila Anda membutuhkan jasa sebuah perusahaan.

 

Permintaan ini umumnya akan ditujukan untuk berbagai vendor yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan. Biasanya perusahaan akan menyebar surat permintaan ini, apabila vendor tersebut tertarik untuk bekerja sama tentunya diminta untuk melakukan penawaran secara detail.

 

Untuk membuat metode ini, Anda bisa melakukannya dengan mudah dengan sistem Procurement secara digital. Tentunya akan membantu ketika Anda akan melakukan review terhadap proposal yang diterima. Anda tidak perlu repot melakukan review secara manual dan satu per satu.

 

Mengenal Metode Request for Proposal

 

Salah satu hal penting dalam metode ini adalah format yang harus Anda buat untuk mendapatkan proposal yang diinginkan. Apa saja yang harus ada ketika Anda ingin membuat dokumen request for proposal? Ini dia daftarnya

 

  1. Profil Perusahaan

 

Hal pertama yang perlu ditampilkan adalah penjelasan umum mengenai tujuan proyek, spesifikasi requirement, target acara serta profil secara keseluruhan. Intinya, Anda harus menunjukkan tujuan dari proyek ini. Penting untuk diketahui oleh penyedia jasa dan barang bahwa ada tujuan bisnis yang perlu diketahui oleh penyedia jasa atau barang.

 

  1. Cakupan Proyek

 

Hal ini mungkin termasuk yang panjang dan detail. Calon vendor akan berpegangan pada penjelasan yang ada di sesi ini saat akan membuat proposal penawaran. Misalnya dari segi infrastruktur proyek. Semakin kompleks sistem atau proyek yang ingin dibuat maka infrastruktur yang dibutuhkan juga besar.

 

 

Anda juga harus menjelaskan spesifikasi teknologi, profil, fitur, flow dan lain sebagainya. Dalam poin ini, Anda bisa menjelaskan komposisi kebutuhan tim development yang diinginkan.

Anda perlu memastikan bagaimana metode pekerjaan proyek yang dikerjakan. Hal ini akan menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

 

  1. Timeline Kegiatan

 

Anda juga harus memberikan informasi mengenai penjelasan timeline. Beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti pengumuman waktu presentasi tender, deadline untuk mengumpulkan proposa hingga durasi waktu presentasi vendor. Anda juga harus menginformasikan deadline pengumuman kandidat terakhir hingga proses pengumuman pemenang.

 

  1. Mekanisme Tender

 

Anda juga perlu memberikan informasi mengenai mekanisme. Sebut saja kebutuhan dokumen legal perusahaan seperti surat izin usaha, akta pendirian dan sebagainya. Selain itu, Anda bisa meminta company profile dari penyedia hingga portfolio dari perusahaan. Jangan lupa untuk meminta kualifikasi anggota tim.

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment